Inspiration

Inspiration Inspirasi untuk kehidupan yang lebih baik

04/11/2019

Bisa terbang beneran. Ada yang minat beli ?

KISAH TENTANG KECOA YG MENJIJIKANDi sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di se...
30/10/2019

KISAH TENTANG KECOA YG MENJIJIKAN

Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita.

Dia mulai berteriak ketakutan. Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.

Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik.

Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi … kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok.

Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama.

Seorang pelayan wanita bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka.

Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan wanita.

Pelayan wanita berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya.

*Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkannya keluar dari restoran*.

πŸ™‰πŸ™‰πŸ™‰ apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka? πŸ™‰πŸ™‰πŸ™‰

Jika demikian, maka mengapa pelayan wanita tidak terganggu?

Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.

*β€œLalu apa yang bisa di dapat dari kejadian tadi?”*

Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa?

Berarti jelas bukan karena kecoanya, *tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan.* Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.

Kecoa memang menjijikkan.
*Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya.*
*Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan*.

Begitupun juga dengan masalah.

*Macet di jalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, target yang besar, deadline yang ketat, customer yang demanding, tetangga yang mengganggu, dsb.*

Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan.

Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. "Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.”

Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.

*Di situ saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau pasangan saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu.*

*Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.*

Apa hikmah dibalik kisah inspiratif ini?

Para wanita bereaksi, sedangkan pelayan merespon.

*Reaksi selalu naluriah sedangkan respon selalu dipikirkan baik-baik*.

Sebuah cara yang indah untuk memahami HIDUP.

*Orang yang BAHAGIA bukan karena semuanya berjalan dengan benar dalam kehidupannya..*

*Dia BAHAGIA karena sikapnya dalam menanggapi segala sesuatu di kehidupannya benar..!*

Itulah kira-kira hikmah yang dapat diambil dari sebuah kisah inspiratif dari seeokor kecoa

*"Masalah adalah sebuah masalah ..... RESPONSE kita lah yg akan menentukan bagaimana akhir suatu masalah.

(Foto hanya ilustrasi).

30/10/2019

Motor Bisa Jumpalitan... Keren ?

"Nak arloji milikku ini adalah warisan dari kakek buyutmu, usianya lebih dari 200 tahun"."Sebelum Ayah wariskan kepadamu...
12/10/2019

"Nak arloji milikku ini adalah warisan dari kakek buyutmu, usianya lebih dari 200 tahun".

"Sebelum Ayah wariskan kepadamu, Ayah mau kamu bawa Arloji tua ini ke toko jam seberang jalan itu.
Katakan kepada pemilik toko bahwa kamu mau menjualnya.
Tanya berapa harganya"

Sang anak pergi dan tidak lama kemudian kembali lalu berkata :
"Pemilik toko jam itu bilang bahwa harganya cuma 5 dollar, karena ini adalah Arloji tua"

Kemudian si Ayah berkata :
"Sekarang coba kamu bawa Arloji ini ke toko barang-barang antik dan tanyakan harganya"

Si anak pergi lalu kembali dan berkata :
"Pemilik toko bilang, harga arloji ini mencapai 5000 dollar"

Sang Ayah berkata :
"Sekarang coba bawa ke museum dan katakan ke mereka bahwa kamu menjual Arloji tua ini"

Si anak pun pergi lalu kembali dan berkata :
"Mereka mendatangkan pakar Arloji untuk memperkirakan harganya, lalu mereka menawarkan 1 juta dollar untuk Arloji ini !!"

Si Ayah berkata :
"Nak, aku sedang mengajarkanmu bahwa kamu hanya akan dihargai dengan benar ketika kamu berada di lingkungan yang tepat.

Oleh karena itu, jangan pernah kamu tinggal di tempat yang salah lalu marah karena tidak ada yang menghargaimu"

Karena mereka yang mengetahui nilai kamu akan selalu menghargaimu.

Maka jangan pernah bergaul ditempat tidak layak untukmu.

Ketahuilah Nilai Diri Anda. πŸ™‚

KISAH PANGLIMA PERANG YANG DIPECAT KARENA TAK PERNAH BERBUAT KESALAHANPada zaman pemerintahan Khalifah Syaidina Umar bin...
07/10/2019

KISAH PANGLIMA PERANG YANG DIPECAT KARENA TAK PERNAH BERBUAT KESALAHAN

Pada zaman pemerintahan Khalifah Syaidina Umar bin Khatab, ada seorang panglima perang yang disegani lawan dan dicintai kawan. Panglima perang yang tak pernah kalah sepanjang karirnya memimpin tentara di medan perang. Baik pada saat beliau masih menjadi panglima Quraish, maupun setelah beliau masuk Islam dan menjadi panglima perang umat muslim. Beliau adalah Jenderal Khalid bin Walid.

Namanya harum dimana-mana. Semua orang memujinya dan mengelu-elukannya. Kemana beliau pergi selalu disambut dengan teriakan, "Hidup Khalid, hidup Jenderal, hidup Panglima Perang, hidup Pedang Allah yang Terhunus." Ya! .. beliau mendapat gelar langsung dari Rasulullah SAW yang menyebutnya sebagai Pedang Allah yang Terhunus.

Dalam suatu peperangan beliau pernah mengalahkan pas**an tentara Byzantium dengan jumlah pas**an 240.000. Padahal pas**an muslim yang dipimpinnya saat itu hanya berjumlah 46.000 orang. Dengan kejeliannya mengatur strategi, pertempuran itu bisa dimenangkannya dengan mudah. Pas**an musuh lari terbirit-birit.

Itulah Khalid bin Walid, beliau bahkan tak gentar sedikitpun menghadapi lawan yang jauh lebih banyak.

Ada satu kisah menarik dari Khalid bin Walid. Dia memang sangat sempurna di bidangnya; ahli siasat perang, mahir segala senjata, piawai dalam berkuda, dan karismatik di tengah prajuritnya. Dia juga tidak sombong dan lapang dada walaupun dia berada dalam puncak popularitas.

Pada suatu ketika, di saat beliau sedang berada di garis depan, memimpin peperangan, tiba-tiba datang seorang utusan dari Amirul mukminin, Syaidina Umar bin Khatab, yang mengantarkan sebuah surat. Di dalam surat tersebut tertulis pesan singkat, "Dengan ini saya nyatakan Jenderal Khalid bin Walid di pecat sebagai panglima perang. Segera menghadap!"

Menerima khabar tersebut tentu saja sang jenderal sangat gusar hingga tak bisa tidur. Beliau terus-menerus memikirkan alasan pemecatannya. Kesalahan apa yang telah saya lakukan? Kira-kira begitulah yang berkecamuk di dalam pikiran beliau kala itu.

Sebagai prajurit yang baik, taat pada atasan, beliaupun segera bersiap menghadap Khalifah Umar Bin Khatab. Sebelum berangkat beliau menyerahkan komando perang kepada penggantinya.

Sesampai di depan Umar beliau memberikan salam, "Assalamualaikum ya Amirul mukminin! Langsung saja! Saya menerima surat pemecatan. Apa betul saya di pecat?"

"Walaikumsalam warahmatullah! Betul Khalid!" Jawab Khalifah.

"Kalau masalah dipecat itu hak Anda sebagai pemimpin. Tapi, kalau boleh tahu, kesalahan saya apa?"

"Kamu tidak punya kesalahan."

"Kalau tidak punya kesalahan kenapa saya dipecat? Apa saya tak mampu menjadi panglima?"

"Pada zaman ini kamu adalah panglima terbaik."

"Lalu kenapa saya dipecat?" tanya Jenderal Khalid yang tak bisa menahan rasa penasarannya.

Dengan tenang Khalifah Umar bin Khatab menjawab, "Khalid, engkau jenderal terbaik, panglima perang terhebat. Ratusan peperangan telah kau pimpin, dan tak pernah satu kalipun kalah. Setiap hari Masyarakat dan prajurit selalu menyanjungmu. Tak pernah saya mendengar orang menjelek-jelekkan. Tapi, ingat Khalid, kau juga adalah manusia biasa. Terlalu banyak orang yang memuji bukan tidak mungkin akan timbul rasa sombong dalam hatimu. Sedangkan Allah sangat membenci orang yang memiliki rasa sombong''

''Seberat debu rasa sombong di dalam hati maka neraka jahanamlah tempatmu. Karena itu, maafkan aku wahai saudaraku, untuk menjagamu terpaksa saat ini kau saya pecat. Supaya engkau tahu, jangankan di hadapan Allah, di depan Umar saja kau tak bisa berbuat apa-apa!"

Mendengar jawaban itu, Jenderal Khalid tertegun, bergetar, dan goyah. Dan dengan segenap kekuatan yang ada beliau langsung mendekap Khalifah Umar.

Sambil menangis beliau berbisik, "Terima kasih ya Khalifah. Engkau saudaraku!"

Bayangkan …. mengucapkan terima kasih setelah dipecat, padahal beliau tak berbuat kesalahan apapun. Adakah pejabat penting saat ini yang mampu berlaku mulia seperti itu? Yang banyak terjadi justru melakukan perlawanan, mempertahankan jabatan mati-matian, mencari dukungan, mencari teman, mencari pembenaran, atau mencari kesalahan orang lain supaya kesalahannya tertutupi.

Jangankan dipecat dari jabatan yang sangat bergengsi, 'kegagalan' atau keterhambatan dalam perjalanan karir pun seringkali tidak bisa diterima dengan lapang dada. Akhirnya semua disalahkan, sistem disalahkan, orang lain disalahkan, semua digugat.....bahkan hingga yang paling ekstrim.... Tuhan pun digugat..

Kembali ke Khalid bin Walid, hebatnya lagi, setelah dipecat beliau balik lagi ke medan perang. Tapi, tidak lagi sebagai panglima perang. Beliau bertempur sebagai prajurit biasa, sebagai bawahan, dipimpin oleh mantan bawahannya kemarin.

Beberapa orang prajurit terheran-heran melihat mantan panglima yang gagah berani tersebut masih mau ikut ambil bagian dalam peperangan. Padahal sudah dipecat. Lalu, ada diantara mereka yang bertanya, "Ya Jenderal, mengapa Anda masih mau berperang? Padahal Anda sudah dipecat."

Dengan tenang Khalid bin Walid menjawab, "Saya berperang bukan karena jabatan, popularitas, bukan juga karena Khalifah Umar. Saya berperang semata-mata karena mencari keridhaan Allah."

Semoga bermanfaat.

20/09/2019
"Kisah Handuk Basah di Atas Kasur.."---------🌹 Seorang istri memiliki suami yang punya kebiasaan meletakan handuk basah ...
08/09/2019

"Kisah Handuk Basah di Atas Kasur.."
---------

🌹 Seorang istri memiliki suami yang punya kebiasaan meletakan handuk basah begitu saja di atas kasur...Heee...
Si istri sering ngomel pada suaminya. Suaminya tidak juga berubah.

Cape marah-marah, si istri mulai ganti cara dengan menyindirnya. β€œBagus sekali ada handuk basah di tempat tidur..!!!” ujarnya dengan suara sinis.
Atau, β€œKapan handuk bisa jalan sendiri ke jemuran....???”

Apakah suaminya berubah.... Tidak..!!!
Bahkan makin sebel sama si istri...

Akhirnya si istri merasa cape, marah sudah, nyindir sudah, tapi tidak ada hasilnya.

Mengubah orang lain susah, apalagi untuk hal yang sudah jadi kebiasaan sejak kecil. Akhirnya ia mengubah pikirannya sendiri...!

β€œBaiklah, handuk basah ini akan menjadi permadani di surga nanti.

Makin banyak aku memindahkan handuk basah ke jemuran, makin banyak permadani indahku di surga.”

Setiap melihat handuk basah di kasur si istri tersenyum dan bergegas menjemurnya. Perasaannya bahagia.

Apakah handuknya berubah..??? Tidak..!!! Handuk basah tetap ada di kasur. Yang berubah cara pandang dirinya terhadap Handuk basah tersebut.

Waktu berlalu... si istri kaget. Tidak ada lagi handuk basah di kasurnya. Ia sudah lupa sejak kapan ia tak lagi melakukannya.

Rupanya melihat keikhlasan istrinya akhirnya sang suami tergerak untuk melakukannya sendiri.

⚠️ Kadang ada hal yang sulit kita ubah pada orang lain.
Jika ingin hasil yang lebih baik, maka "ubahlah diri kita lebih dulu..."

πŸ’™ Bahagia, sedih, syukur, mengeluh, semua adalah tergantung diri kita...
Kitalah yang memilih...!

Semoga bermanfaat
πŸ™πŸŒΉπŸ’–

Gubukku
Aty wd,03/09/2019.

PELUKAN PERTAMAIni adalah orang yang paling saya benci dalam hidup. Sebab trauma masa lalu, saya tak pernah bisa memaafk...
07/09/2019

PELUKAN PERTAMA

Ini adalah orang yang paling saya benci dalam hidup. Sebab trauma masa lalu, saya tak pernah bisa memaafkan dia, kecuali dalam mimpi yang disitu saya sedang sekarat

Saya tahu kakak adik biasa bertengkar, tapi kami lebih dari biasa. Sedari kecil, intimidasi, hinaan, bahkan pukulan sudah saya terima, kakak rasa arch-enemy

Sampai 2 tahun lalu, di WA masih ada saling ancam jiwa antara kita, tak usah hitung maki dan caci, terlalu banyak. Sudahlah berbeda keyakinan, kita ibarat langit bumi

Karenanya, tak sekalipun terucap doa saya baginya. Bagi saya dia berubah itu perkara mustahil. Lebih tepatnya, saya tak rela dia berubah, dia fix jahat

Itu cara Allah menegur hamba-Nya. Yang paling bayak berjasa dalam hidup adalah ayah saya. Rumah, mobil, modal usaha, listrik air, sampai umrah digratiskan ayah saya

Semua doa untuk ayah dan ibu, agar mereka beroleh hidayah, agar mereka dimudahkan dalam memeluk Islam. Tak pernah untuknya, tak ada doa baginya, bahkan sekalipun

Tapi itulah, "Allah memberi hidayah pada yang dikehendaki-Nya, dan Dia tahu siapa yang lebih layak mendapatkan itu", orang yang paling saya benci itu bersyahadat

Ini pelukan pertama dalam 35 tahun hidup saya, doa pertama saya baginya, airmata pertama saya karenanya. Sekarang, ia salah satu yang paling saya cintai

Doakan dia, namanya Freddy Siauw, semoga tetap istiqamah di gelombang ujian barunya. Tak ada kekuatan selain Allah, semoga Allah bimbing dia senantiasa

Makasih pada temen-temen , dan semua yang mendoakan. Terkhusus gurunda , terimakasih atas bimbingannya tadi

(Felixsiauw)

AKU GAGAL SELINGKUH DENGAN SEKRETARISKU YANG MUDA DAN CANTIK KARENA KESETIAAN ISTRIKU==Suatu Malam, aku "Terjebak" Di Mo...
24/08/2019

AKU GAGAL SELINGKUH DENGAN SEKRETARISKU YANG MUDA DAN CANTIK KARENA KESETIAAN ISTRIKU

==Suatu Malam, aku "Terjebak" Di Mobil Bersama "Sekertaris Mudaku"!! Aku Berpikir "Akhirnya Ada Kesempatan Nih"! ==

Aku adalah seorang laki-laki yang rajin. Setelah aku lulus kuliah, aku mengikuti test dan diterima di kantor pemerintahan. Mau masuk ke kantor pemerintahan memang tidak gampang, karena ujiannya sangat susah. Tidak lama kemudian, aku ingin pindah kerja. Akhirnya, aku berhasil masuk ke kantor penerbangan yang terkenal. Ketika aku umur 30 tahun, aku naik jabatan menjadi direktur kantor. Pada saat yang bersamaan, aku juga kenal seorang pramugari yang baru saja berhenti kerja. Dia pindah kerja menjadi manajer di perusahaan asing dengan gaji yang tinggi. Kami pun menikah. Setelah kami menikah, Istriku melahirkan seorang anak laki-laki dan kami juga mendapat tunjangan dari kantor untuk membeli rumah di daerah yang strategis.

Rumah, mobil, istri, anak laki-laki, uang, semuanya aku punya. Mungkin saat ini semua lelaki ingin menjadi seperti aku.

Istriku sangat cantik, tapi aku merasa hubungan kami semakin lama semakin hambar. Setelah pulang kerja, aku sering mengantar teman kantor pulang ke rumah. Yang paling sering ku antar pulang adalah seorang sekretaris muda yang baru saja kerja di kantor aku, sebut saja Heny. Rumahnya juga memang sejalan dengan rumahku, jadi yah kupikir sekalian deh. Heny baru lulus kuliah, kalau orang bilang masih dalam masa-masa "emas". Apalagi masuk ke dalam kantor penerbangan yang besar dengan gaji yang lumayan. Setiap aku melihat dia, jantungku berdebar-debar. Walaupun di antara kami tidak ada hubungan yang cukup berarti, namun jujur kuakui hatiku mulai tergoda. Aku merasa suatu hari kita bisa saja bersama. Oh, betapa aku menginginkannya.

Setiap kali aku pulang rumah dan melihat keluargaku sedang menyantap makan malam, hatiku tetap saja akan merasa sangat bersalah. Tapi, aku malah berharap "hari itu" bisa cepat tiba.

Hari demi haripun lewat, sampai pada tanggal 29 Desember 20xx Sekitar jam 18.00 habis mengerjakan lemburan akhir tahun , hujan turun cukup deras. Pada saat pulang kerja, hujan belum juga reda. Aku menawarkan untuk mengantar Heny pulang kerumah dan dia juga terima. Tapi hari ini beda dari hari lain, jalanan yang biasanya lancar menjadi padat dan macet.

Aku pulang satu mobil berdua bersama Heny. Hatiku terasa bergelora rasanya. Ada beribu keinginan dan kerinduan yang tidak mampu aku ucapkan. Ketika aku memindah gigi persneling aku berusaha bisa menyentuh pahanya. Baru saja ingin memberi "sinyal" kepada Heny, telepon berbunyi. Ternyata teman kerja, dia juga terjebak macet. Sekali lagi ingin mencoba, teleponku malah berbunyi lagi. Kali ini istri yang menelepon. "Kamu dimana?" tanya istri. Aku membalas dengan nada yang agak kesal dan mengatakan bahwa aku terjebak di jalan x. Setelah selesai telepon, dengan pelan-pelan aku memegang bahu Heny. Dia bertanya kepadaku siapa wanita yang paling aku sayangi. Aku belum sempat menjawab bahunya bergerak kebelakang seakan-akan ingin melepas peganganku. Apa ini artinya? Apakah dia menolak? Aku pun mencari topik lain untuk menghilangkan rasa canggung ini.

Aku ingin mencoba sekali lagi, teleponku malah berbunyi lagi, dan istri lagi yang menelepon. Dia bertanya dimana posisiku. Dengan sinis aku berkata, "sudah hampir di jembatan." Istriku dengan nada yang riang berkata, "ya ampun aku capek banget, akhirnya ketemu kamu juga! Aku juga di jembatan nih. Aku takut kamu lapar jadi aku ada bawa makanan buat kamu. Kalau aku naik mobil takut kelewatan, jadi aku jalan kaki kesini. Aku di seberang kamu doang."

Setelah telepon putus, aku terbengong. Istriku jalan dari rumah kesini dan khawatir perutku lapar, sedangkan aku disini menggoda wanita lain. Apakah aku seorang manusia yang punya hati nurani? Melihat wajahku seperti itu, Heny bertanya, "Tadi bukannya kamu mau kasih tau siapa wanita yang kamu paling kamu cintai?"

Aku menatap kedua matanya dan menjawab, "Istriku, istriku yang sebentar lagi akan membawa makanan kemari."

Aku melihat bayangan istriku dari jauh. Dia dengan semangat melambai-lambaikan tangannya. Aku buru-buru keluar dan memeluknya. Waktu kembali ke mobil, Heny sudah pindah ke tempat duduk belakang. Aku mengenalkan istriku dengannya, "Ini Heny, dia sekretarisku ma." Istriku dengan ramah menawarkan kuah buatannya kepada Heny. Hari itu, kuah ini terasa luar biasa hangat dan enak. Setelah selesai makan, aku bertanya kepada istriku, "anak dimana?" Istriku tersenyum dan berkata, "Setelah dia selesai makan, aku buru-buru keluar rumah. Sekarang dia lagi nungguin kita."

"Jadi kamu belum makan?"

"Tadinya mau makan sama kamu di mobil. Tapi karena ada temanmu jadi gak apa-apa kalian berdua makan dulu. Aku makan di rumah saja nanti."

Setelah menurunkan sekretarisku, aku mendapat satu sms dari Heny, isinya: "Kamu mempunyai seorang istri yang sangat mencintaimu. Aku jujur aku gagal, bukannya gagal kepada orang tapi karena kuah itu. Seseorang yang bikin sup dengan seniat itu, harus kamu hargai."

"Siapa?"

"Oh, sekretaris mi, dia bilang kuahnya enak. Dan dia juga puji aku dan bilang aku beruntung punya istri seperti ini."

Istriku tersenyum dan menempatkan kepalanya dibahuku. Aku menciumnya. Ciuman ini, malam ini, akan aku ingat seumur hidup.

Suami, hargailah istrimu. Wanita adalah malaikat yang dikirim ke dunia ketika jatuh cinta. Tapi demi datang ke dunia, dia harus mematahkan kedua sayapnya. Jangan sakiti wanita sebab dia tak lagi punya dua sayap untuk kembali ke surga.

Sayangi wanita yang bawel itu, cintai wanita yang s**a marah itu, sebab selain kedua orangtuamu, tidak ada lagi yang akan seperhatian itu ke kamu. Belajarlah untuk menghagai, kadang-kadang memang bisa bikin hati kita kesal tapi yang dilakukannya adalah yang terbaik untukmu.


Address

Kepil Km 27 Purworejo
Wonosobo
56374

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Inspiration posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share