16/03/2018
CARA JITU AGAR SAWIT TIDAK MENGALAMI TREK
Selama puluhan tahun mengelola sawit, mungkin tahun 2015 menjadi sejarah paling kelam yang dirasakan oleh Bapak. Purn. Kol. Ir. T purnomo. Kemarau panjang nan ekstrim telah menurunkan produktivitas sawit beliau. tetapi ada satu hal yang membuatnya tetap bangga yaitu tanaman sawitnya masih tetap menghijau dibanding sawit milik pekebun lain baik perkebunan rakyat maupun skala perusahaan yang berada disekitar kebunnya.
Fakta membuktikan, sawit pekebun lain banyak yang kering dan pelepahnya sengkleh hingga diatas 60% dan milik beliau tidak lebih dari 10% saja. bahkan tanaman sawit miliknya tetap berbuah dan tatap panen saat yang lain mengalami track buah. pasca kekeringan ekstrim ini masa pemulihan sawit bapak purnomo ke kondisi normal tentu akan lebih cepat teratasi hingga kembali normal.
Padahal dosis pupuk makro NPK yang diaplikasikan hanya 4kg/pohon/tahun, untuk sawit umur 10 tahun, dosis tersebut sangat jauh dari ideal. sebagai gambaran dosis pupuk makro perusahaan terdekat mencapai 9-9,5kg/pohon/tahun. tetapi kondisi tanamannya jauh lebih mengenaskan dibanding kebun sawit bpk purnomo.
Dengan total luas kebun sekitar 600 Hektar maka tambahan keuntungan bapak purnomo bisa mencapai Rp.15 juta /Hektar/tahun. Bayangkan jika luas lahannya 1000 hektar maka potensi tambahan keuntungannya bisa mencapai 15 milyar rupiah per tahun.
Sederhana saja, itu semua karena pengaruh pupuk SUPERNASA GRANULE dan POWERNUTRITION. buktinya dengan dosis pupuk makro yang sama, antara kebun saya sendiri yang dipupuk SUPERNASA GRANULE dan POWERNUTRITION sebanyak 2x, 3x, PUPUK ORGANIK NASA terbukti hebat luar biasa., ungkap Bapak Purnomo.
PUSAT KONSULTASI DAN PEMESANAN
WA/TELP : 081326912561