08/08/2021
Pandemi Covid-19 berdampak besar bagi kesehatan fisik & mental seperti gangguan kecemasan, stress, & depresi, serta membuat kasus kekerasan terhadap perempuan & anak di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. PDKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia) menemukan peningkatan kasus depresi 57,6% selama Covid-19 mewabah.
Tidak semua individu siap beradaptasi dengan kebiasaan baru. Segala keterbatasan di masa pandemi memunculkan resesi ekonomi, membuat banyak orang kehilangan pekerjaan, penurunan penghasilan hingga akhirnya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Akumulasi dari ketidakstabilan mental & tekanan ekonomi membuat mencuatnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Perempuan & anak merupakan kelompok rentan yang menjadi korban kekerasan. Komnas Perempuan mencatat sekitar 79% kasus KDRT terlapor di tahun 2020.
Tzagiza berkomitmen untuk mendukung kerja-kerja lembaga yang fokus terhadap perlindungan perempuan & anak sekaligus kegiatan pemberdayaan bagi perempuan. Sebagian profit produk-produk Tzagiza didonasikan bagi lembaga-lembaga tersebut sebagai bentuk solidaritas & dukungan terhadap penghapusan kekerasan.
Mari bersama bergandeng tangan, dengan segala upaya membantu para korban kekerasan untuk bisa mendapatkan pendampingan & akses keadilan. Perempuan adalah kita.
♦️Info produk♦️
Gelang Boho