20/12/2015
WISATA CANDI DI YOGYAKARTA
Sudah bukan rahasia lagi jika Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki banyak candi. Tidak hanya sejarahnya, bangunan arsitektur candi-candi tersebut sangat mempesona. Tak pernah terbayangkan bagaimana orang-orang zaman dahulu membuat bangunan-bangunan cantik ini dengan peralatan seadanya. Padahal bahan dasar pembuatannya menggunakan batu-batu alam yang sangat berat. Berwisata tidak hanya dengan mengunjungi objek-objek wisata alam, tetapi kita juga bisa mengunjungi wsitus-situs bersejarah, yang akan membuat kita semakin mencintai kebudayaan kita sendiri dan menambah pengetahuan kita tentang sejarah bangsa ini.
Berikut ini 7 candi dengan panorama tercantik di Yogyakarta
1. Candi Prambanan
Candi Prambanan merupakan candi hindu terbesar di Indonesia, candi ini juga dikenal sebagai candi Roro Jonggrang, karena kisah candi ini dikaitkan dengan kisah cinta Bandung Bondowoso terhadap Roro Jonggrang yang bertepuk sebelah tangan. Saat berada di kompleks candi ini, wisatawan akan merasa seperti berada dalam sebuah kerajaan.
Kompleks Candi yang berada di Desa Prambanan ini mempunyai 3 candi utama, yaitu Candi Wisnu, Candi Brahma, dan Candi Siwa. Ketiga candi ini dikelilingi oleh 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sehingga total dari seluruh candi yang ada di kompleks ini berjumlah sekitar 224 buah.
Candi yang sudah dibangun sejak 850 masehi ini, memiliki bentuk yang menjulang ke atas dan menggambarkan kepercayaan agama Hindu.
2. Candi Ratu Boko
Berada di sebelah selatan Candi Prambanan. Kompleks candi ini memiliki luas sekitar 25 hektar. Bentuk Candi Ratu Boko terlihat berbeda dengan candi-candi lainnya. Candi ini lebih mirip seperti bekas bangunan keraton.
Di lokasi ini wisatawan bisa menyaksikan sunset yang menawan. Di sini wisatawan akan ditawarkan paket untuk melihat sunset mulai pukul 16.00 sampai matahari benar-benar tenggelam di ufuk barat. Setiap paket bisa diikuti oleh 10 orang dalam satu kelompoknya
3. Candi Sewu
Sekilas bentuk Candi Sewu hampir sama dengan Candi Prambanan. Namun, Candi Sewu merupakan candi Buddha terbesar kedua di Indonesia setelah Borobudur. Meskipun namanya candi Sewu, tetapi candi ini hanya memiliki sekitar 257 candi dengan satu candi utama, 8 candi pengapit, dan sisanya merupakan candi pewarta.
Candi ini berada di lembah Prambanan yang membentang dari lereng selatan Gunung Merapi di utara sampai pegunungan Sewu di sekitar perbatasan Yogyakarta dengan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Candi Sewu mengalami kerusakan akibat gempa tahun 2006. Meskipun begitu, candi ini tetap terlihat menawan.
4. Candi Plaosan
Candi Plaosan terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Klaten. Merupakan salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Yogyakarta. Tidak hanya cantik dari bentuknya, Candi Plaosan terlihat semakin cantik saat matahari terbit. Candi Plaosan merupakan tempat yang pas untuk menikmati sunrise di Yogyakarta. Candi Plaosan yang merupakan candi Budha ini terdiri dari dua kompleks, yaitu Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Relief atau ukiran yang berada di Plaosan Kidul menggambarkan tentang laki-laki sedangkan Plaosan Lor menggambarkan tentang wanita. Keistimewaan lain yang dimiliki Candi Plaosan yaitu, di bagian belakang candi ini terdapat pohon bodhi dan semacam altar yang dikelilingi patung Buddha. Altar ini masih digunakan untuk ritual keagamaan umat Buddha.
5. Candi Kalasan
Candi Kalasan terletak di Desa Kalibening, Tirtamani, Kabupaten Sleman. Candi ini terdiri dari tiga bagian, bagian bawah atau kaki candi, tubuh candi, dan atap candi. Candi Kalasan merupakan salah satu candi Buddha yang ada di Yogyakarta. Bagian kaki candi berdiri di sebuah alas batu yang berbentuk bujur sangkar. Pada bagian ini terdapat tangga masuk berhiaskan makara di bagian ujung tangga.
Di setiap pintu masuk, dari sisi utara dan selatan terdapat hiasan kala. Di bagian jengger candi terdapat kuncup-kuncup bunga, daun-daunan, dan sulur-suluran. Sedangan di bagian atas terdapat pohon dewata dan lukisan awan beserta penghuni khayangan sedang memainkan alat musik seperti gendang, rebab, kerang, dan camara. Bagian atap Kalasan terdapat kubus yang dianggap sebagai puncak Gunung Semeru.
6. Candi Sambisari
Candi Sambisari terletak di sekitar 12 km ke timur Kota Yogyakarta atau 4 km sebelum Candi Prambanan. Candi ini merupakan situs yang berada sekitar 6,5 meter di bawah tanah. Selain candi utama, wisatawan bisa melihat 3 candi pendamping dan di bagian luar candi terdapat tembok dengan keliling 50 m x 48 m. Keunikan candi ini adalah bangunan candi yang berada di dalam tanah, wisatawan bisa masuk ke dalam dan menyusuri setiap detil candi yang awalnya terkubur di dalam tanah. Candi Sambisari sudah dibangun antara tahun 812-838 M.
Disini juga terdapat ruang informasi yang tidak jauh dari lokasi candi. Di dalam ruang informasi ini, wisatawan bisa melihat foto-foto proses penggalian, rekonstruksi, dan peninggalan candi berupa arca dan perunggu yang kini berada di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala.
7. Candi Ijo
Candi ini terletak di atas bukit Gumuk Ijo, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman dengan ketinggian sekitar 410 mdpl, sekitar 18 km ke sebelah timur Yogyakarta, Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Dinamakan candi Ijo karena kompleks candi ini terletak di atas bukit yang hijau. Candi ini merupakan candi hindu. Saat memasuki pintu gerbang candi ini, Anda akan melihat ukiran berupa mulut raksasa berbadan naga. Kompleks candi ini juga memiliki 17 bangunan yang terdapat dalam 11 teras berundak.
Jadi, Bila Anda berlibur ke Yogyakarta, jangan sampai melewatkan kunjungan anda ke candi-candi yang indah tadi. Dan yang harus selalu diingat, jangan sampai kunjungan anda merusak keberadaan candi-candi ini.
ayooo ke jogja...