Bagus Mustofa Wahid

Bagus Mustofa Wahid Berkarya tanpa Batas

ayo....
03/10/2017

ayo....

Tebing Breksi

Pic.

Order Konveksi Mahasiswa
07/12/2016

Order Konveksi Mahasiswa

Narsis with tokoh internasional Bu Inayah Rohmaniah.
27/11/2016

Narsis with tokoh internasional Bu Inayah Rohmaniah.

Pilih nomer 2 kata habib kun.
26/11/2016

Pilih nomer 2 kata habib kun.

KENTUT DALAM PERSPEKTIF GURUKetika rapat Guru dengan Kepala Sekolah sedang berlangsung, tiba2 terdengar suara angin yang...
25/11/2016

KENTUT DALAM PERSPEKTIF GURU

Ketika rapat Guru dengan Kepala Sekolah sedang berlangsung, tiba2 terdengar suara angin yang dibarengi aroma tidak sedap.

Para Guru pun Mengomentari....

Guru Matematika :
"Sesuatu yg tidak bisa dikali namun baunya bisa dibagi-bagi...".

Guru Kesenian :
"Bunyi nadanya terletak pada kunci K".

Guru Fisika :
"Inilah yang disebut Inner Power, tenaga yang digunakan kecil namun hasilnya luar biasa".

Guru Biologi :
"Inilah ciri makhluk hidup melanjutkan hidupnya".

Guru Agama :
"Ini salah satu penyebab batalnya wudhu & shalat".

Guru Geografi :
"Posisi keberadaannya mengikuti
arah mata angin".

Guru Sosiolog :
"Perilaku
menyimpang pada sikap manusia".

Guru Sejarah :
"Salah satu penyebab terjadinya perang mulut...".

Guru Bahasa :
"Kalimat bisa ditulis namun aromanya tak bisa diungkapkan dengan kata2".

Guru Kimia :
"Unsur senyawa yg terdiri dari H2S, dgn tekanan tinggi didorong melewati lubang sempit...".

Guru Penjaskes :
"Di dalam tubuh & jiwa yang sehat terdapat udara yang lewat...".

Guru BK :
"Pelakunya bermental sehat jika di keluarkan di tempat & lingkungan yang tepat..".

Guru TIK :
"Hanya bisa diupload & didownload suaranya tetapi tidak dgn rupa & baunya...".

Guru Ekonomi/Akuntansi :
"Besar kecil frekwensi & volumenya tdk mempengaruhi harga pasar dan inflasi".

Guru PKn :
"Bukan bagian dari hak & kewajiban warga negara yg perlu dibuatkan Undang2 ataupun tata aturan lainnya".

Guru PLH :
"Termasuk salah satu sumber polusi udara alamiah..".

Guru Antropologi & Budaya :
"Sesuatu yg sdh ada sejak zaman nabi Adam hingga zaman Adam Jordan. Sejak zaman Siti Hawa hingga zaman Siti Nur Halizah..".

Guru Bahasa Jawa :
"Ono ambu lan suarane ananging ora ono wujude".

Guru Filsafat :
"Sesuatu yg nyata tetapi kasat mata & tdk bisa diraba-raba..".

Kepala Sekolah :
"Saya yg kentut...Kenapa..??!! Memangnya masalah buat Bapak & Ibu semua??????

SELAMAT HARI GURU.....

Konveksi Mahasiswa memperbolehkan pemesan melihat proses produksi.
25/11/2016

Konveksi Mahasiswa memperbolehkan pemesan melihat proses produksi.

22/11/2016
Mengintip home produksi Konveksi Mahasiswa
18/11/2016

Mengintip home produksi Konveksi Mahasiswa

S I M B O K°°°°°°°°°°°°°°°°"Mbok, kita kan sekarang cuma tinggalberdua, kenapa simbok tetap masaksegitu banyak? Dulu wak...
18/11/2016

S I M B O K
°°°°°°°°°°°°°°°°
"Mbok, kita kan sekarang cuma tinggal
berdua, kenapa simbok tetap masak
segitu banyak? Dulu waktu kita masih
komplet berenam aja simbok masaknya
selalu lebih. Mbok yao dikurangi,
mbook...ben ngiriit.." kataku dg mulut
penuh makanan masakan simbokku
siang ini: nasi liwet anget, sambel trasi
beraroma jeruk purut, tempe garit
bumbu bawang uyah, sepotong ikan asin
bakar, dan jangan asem jowo. Menu
surga bagiku.
Sambil membenahi letak kayu2 bakar di
tungku, simbok menjawab, "Hambok yo
ben toooo..."
"Mubazir, mbok. Kayak kita ini orang
kaya aja.." sahutku.
"Opo iyo mubazir? Mana buktinya? Ndi
jal?" tanya simbok kalem. Kadang aku
benci melihat gaya kalem simbok itu.
Kalo sudah begitu, ujung2nya pasti aku
bakal kalah argumen.
"Lhaa itu?, tiap hari kan yo cuma simbok
bagi2in ke tetangga2 to? Orang2 yg
liwat2 mau ke pasar itu barang??" aku
ngeyel.
"Itu namanya sedekah, bukan mubazir..
Cah sekolah kok ra ngerti mbedakke
sodakoh ro barang kebuang.."
"Sodakoh kok mban dino?! Koyo sing wes
sugih2o wae, mbooook mbok!" nadaku
mulai tinggi.
"Ukuran sugih ki opo to, Kir?" Ah, gemes
lihat ekspresi kalem simbok itu!
"Hayo turah2 leh duwe opo2..Ngono we
ndadak tekon!"
"Lha aku lak yo duwe panganan turah2
to? Pancen aku sugih, mulo aku iso
aweh...". Tangannya yg legam dg kulit
yg makin keriput menyeka peluh di
pelipisnya. Lalu simbok menggeser
dingkliknya, menghadap persis di
depanku. Aku terdiam sambil
meneruskan makanku, kehilangan selera
utk berdebat.
"Le, kita ini sudah dapat jatah rejeki
masing2, tapi kewajiban kita kurang
lebih sama: sebisa mungkin memberi
buat liyan. Sugih itu keluasan atimu
untuk memberi, bukan soal kumpulan
banda brana. Nek nunggu bandamu
mlumpuk lagek aweh, ndak kowe
mengko rumongso isih duwe butuh
terus, dadi ra tau iso aweh kanthi iklas.
Simbokmu iki sugih, le, mban dino duwe
pangan turah2, dadi iso aweh, tur kudu
aweh. Perkoro simbokmu iki ora duwe
banda brana, iku dudu ukuran. Sing
penting awake dewe iki ora kapiran, iso
mangan, iso urip, iso ngibadah, kowe
podo iso sekolah, podo dadi uwong.. opo
ora hebat kuwi pinaringane Gusti Allah,
ingatase simbokmu iki wong ora duwe
tur ora sekolah?", simbok tersenyum
adem.
"Iyo, iyoooooh.."
"Kowe arep takon ngopo kok aku masak
akeh mban dino?"
"He eh."
"Ngene,Kir, mbiyen simbahmu putri yo mulang aku. Jarene: "Mut, nek masak ki diluwihi, ora ketang diakehi kuwahe opo segone. E....mbok menowo ono tonggo
kiwo tengen wengi2 ketamon dayoh,
kedatangan tamu jauh, atau anaknya
lapar malam2, kan paling ora ono sego
karo duduh jangan..".. ngono kuwi, le.
Dadi simbok ki dadi kulino seko cilik
nyediani kendi neng paran omah kanggo
wong2 sing liwat, nek mangsak mesti
akeh ndak ono tonggo teparo mbutuhke.
Pancen niate wes ngunu kuwi yo dadi ra tau jenenge panganan kebuang2...
Paham?"
Aku diam. Kucuci tanganku di air baskom bekas simbok mencuci sayuran. Aku bangkit dari dingklikku di depan tungku,mengecup kening keriput simbokku, trus berlalu masuk kamar.
Ah, simbok. Perempuan yg ngga pernah
makan sekolahan dan menurutku miskin
itu hanya belajar dari simboknya sendiri
dan dari kehidupan, dan dia bisa begitu
menghayati dan menikmati cintanya
kepada sesamanya dg caranya sendiri.
Sementara aku, manusia modern yg
bangga belajar kapitalisme dgn segala
hitung2an untung rugi, selalu khawatir
akan hidup kekurangan, lupa bhw ada
Tuhan yang menjamin
hidup setiap mahluk yg bernyawa.
Simbokku benar: sugih itu kemampuan
hati utk memberi utk liyan, bukan soal
mengumpulkan utk diri sendir

Address

Yogyakarta City

Telephone

083878208168

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bagus Mustofa Wahid posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share