LadiesArtVenture

LadiesArtVenture LadiesArtVenture :
Merupakan komunitas berbagi tentang perempuan, seni keindahan dan perjalanan hidu Menjadi wanita yang mandiri, tanpa melupakan kodratnya.

Wanita mandiri bukan tak lagi butuh orang lain.

Kalahkan amarah dengan ketenangan dan keanggunan. Bersinarlah bersama cahaya Waisak.Selamat Hari Raya Waisak!
26/05/2021

Kalahkan amarah dengan ketenangan dan keanggunan.
Bersinarlah bersama cahaya Waisak.

Selamat Hari Raya Waisak!




Hai Ladies... Berbicara mengenai kegagalan, itu adalah sebuah hal yang sangat melekat di kehidupan kita. Hal yang kerap ...
25/05/2021

Hai Ladies... Berbicara mengenai kegagalan, itu adalah sebuah hal yang sangat melekat di kehidupan kita. Hal yang kerap menjadi momok untuk kita, khususnya aku, dalam melangkah. Sering kali aku memilih putar balik karena takut akan hal itu. Padahal, kegagalan memiliki kemungkinan 50% untuk terjadi disetiap kita melangkah. Saat melangkah, mengambil keputusan, dan melakukan segala hal kita memiliki 50% kemungkinan untuk berhasil, juga 50% p**a untuk gagal. Bukankah itu rumus pasti dalam kehidupan?

Ketika membicarakan kegagalan, tak luput p**a bahwa di dunia ini ada kesempatan. Untuk menuju kemenangan, yang harus kita lakukan tentunya adalah mengambil kesempatan. Tanpa mengambil kesempatan, bukan lagi kegagalan yang kita temui, tetapi penyesalan. Melalui layar kotak ini aku akan sedikit bercerita tentang pengalamanku yang tak jauh dari kata kegagalan, kesempatan, dan penyesalan, serta mungkin tentang kemenangan yang meskipun sedikit tetapi sepertinya harus aku ceritakan p**a sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya diri ini, hehee. Terima kasih aku, yang mampu berdiri hingga detik ini.

---
Cerita selengkapnya bisa baca di www.ladiesartventure.com
---

Barangkali saat ini kau sedang menghadapi jalan hidup yang tak sesuai ekspektasi. Semua berhamburan tak terkendali, bera...
24/05/2021

Barangkali saat ini kau sedang menghadapi jalan hidup yang tak sesuai ekspektasi. Semua berhamburan tak terkendali, berantakan, meronta bagai terporak porandakan angin topan.
Hidup tak hanya pelangi dan matahari namun terkadang juga ada badai dan tsunami, angin topan, dan segala macam bencana.

Lantas, apakah kau akan berhenti dan tak melakukan apa-apa?

Berhentilah menyesali segala apa telah salah arah, kembalilah menata segala langkah. Karena hidup harus terus berjalan, kau hanya perlu hadapi setiap langkah yang harus kau lalui.




Selamat Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021"Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu tetapi tanyakan apa yang...
20/05/2021

Selamat Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021

"Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu tetapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu." -John F Kennedy.

Di tengah pandemi ini, mari kita kuatkan lagi semangat nasionalisme kita. Mari kita bangkit, bersatu, dan bersama sama untuk membangun negeri.




Hai Ladies.. Percaya gak kalau ada terapi gratis? Suara alam seperti gemercik air di sungai, suara ombak di pantai, kica...
19/05/2021

Hai Ladies.. Percaya gak kalau ada terapi gratis? Suara alam seperti gemercik air di sungai, suara ombak di pantai, kicauan burung adalah terapi buat diri kita loh..

Suara dan suasana alam memberikan rasa nyaman dan tenang bagi tubuh kita. Tak heran jika kondisi mental masyarakat di pedesaan jauh lebih baik daripada di kota yang riuh. Sebagaimana Dr. Gregory Bratman dari Stanford University mengemukakan bahwa sirkulasi darah bagian otak para partisipan yang berjalan di alam menggunakan MRIs atau Pencitraan Resonansi Magnetik. Sedangkan, aktivitas otak para partisipan di kota banyak dipenuhi dengan rasa cemas, khawatir, dan gejala-gejala depresi.
Penelitian yang dipublikasikan di Acoustical Society of America (ASA) pun menyebutkan bahwa mendengarkan suara alam mampu meningkatkan kemampuan kognitif.

Setiap suara yang ditangkap oleh gendang telinga manusia memiliki efek yang berbeda-beda. Respon atau efek inilah yang mempengaruhi jiwa atau mental manusia. Kondisi mental kita sangat penting dan berpengaruh dengan apa yang akan kita kerjakan kedepannya. Hasil yang baik tentunya diproduksi oleh kondisi yang baik p**a.

Lalu, bagaimana kondisi yang baik itu? Tentu pikiran yang jernih, tenang, dan rileks
adalah jawabannya. Mengunjungi alam terbuka sejenak harus kamu lakukan. Kebutuhan ini harus kamu penuhi. Bukan lagi menunggu adanya waktu luang, tetapi meluangkan waktu untuk itulah yang lebih tepat. Para peneliti pun sepakat bahwa suara alam memberikan efek kuat pada kesejahteraan diri kita. Dari sini, kita tahu bahwa alam memang benar-benar memberikan segala apa yang kita butuhkan. Tanpa meminta, mereka memberi.

Saat ini, bagian kita untuk menjaga mereka, melestarikan mereka. Tugas kita p**a memenuhi diri kita. Sesibuk apapun kita, jangan lupa untuk hirup udara segar di pinggir pantai, di atas bukit, bukan lagi menghirup udara di dalam ruang, di depan komputer. Kalau kata anak muda jaman sekarang sih, sudahi penatmu ayo nikmati alam bersamaku! Barang sejenak pun, tak apa d**g ladies...!




Hai ladies... Kerap kali kita menjumpai hal yang jika kita nilai seolah ada saja celahnya. Kalian merasa begitu ngga sih...
18/05/2021

Hai ladies... Kerap kali kita menjumpai hal yang jika kita nilai seolah ada saja celahnya. Kalian merasa begitu ngga sih? Apalagi jika menyangkut diri sendiri.

Ah..kok aku kurang pintar. Kok aku kurang cantik. Kok pipiku tembem ya. Duh...muka kok jerawatan gini sih. Sudah..cukup cukup kalo dilanjut ngga akan ada selesainya mencela diri sendiri. Sadar atau tidak, barangkali setiap kita sering mengalami ini. Hal ini bisa terjadi bukan karena kita benar-benar buruk, kadang kala karena obsesi kita pada suatu yang sempurna. Pola pikir kita tentang kesempurnaanlah, membuat segalanya seolah ada saja kekuranganya. Ini baru tentang fisik belum pada hal-hal non fisik lainya.

Nah, salahkah memiliki obsesi pada kesempurnaan? No, itu sepenuhnya hak dan pilihan masing-masing. Adakalanya pemikiran seperti ini bagus juga. Ketika
kita mengerjakan sesuatu dan mengupayakan yang sempurna, meski tak tercapai sempurnanya tapi apa yang kita hasilkan minimal sudah memenuhi ikhtiar terbaik yang maksimal. Ya pada intinya, untuk kepuasan diri masing-masing. Hanya saja jika berlebihan juga tidak baik, karena kita bahkan bisa kehilangan beberapa kesempatan tersebab obsesi kita pada kesempurnaan.

Kalian pernah dengar, kisah plato yang bertanya pada gurunya yaitu Socrates, kala itu pernah membicarakan tentang makna cinta. Socrates meminta Plato untuk pergi ke ladang mencari gandum yang terbaik, dengan syarat dia hanya berjalan satu arah dan ia tidak boleh berbalik lagi pada gandum yg telah ia lewati. Alhasil ia kembali tanpa membawa gandum setangkaipun. Ia menjelaskan, bahwa setiap ia menemukan gandum yg baik ia memikirkan bahwa pasti di depan ada gandum yang lebih besar dan lebih baik. Pada akhirnya sampai ujung ia tak menemukan yang paling baik. Nah itulah makna cinta, jika yang dicari adalah yang lebih. Bukanlah sempurna yang didapat tetapi kehampaan semata.

Mungkin cerita diatas adalah tentang cinta, tapi pada intinya sama halnya ketika
kita hanya berpikir tentang kesempurnaan. Sampai kapanpun kita tidak akan mendapatkanya. Maka bersyukurlah terhadap apa yang sedang kita miliki, kita dapatkan dan kita jalani saat ini.



Hei hei.... Selamat Hari Buku Nasional!Diumur berapa kalian pertama kali mengenal buku? Sejak bayi, sejak paud, TK atau ...
17/05/2021

Hei hei.... Selamat Hari Buku Nasional!

Diumur berapa kalian pertama kali mengenal buku? Sejak bayi, sejak paud, TK atau SD? Beruntunglah kalian menjadi salah satu manusia di generasi yang sudah dikenalkan buku sejak kalian bahkan masih umur 6 bulan. Karena ternyata masih banyak orang yang awam dengan buku bahkan belum mengenal bagaimana membaca dan menulis. Yuukk hari ini kita saling menebarkan vibes positif untuk sering membaca buku.

Tahukah bahwa Hari buku di Indonesia dicetuskan pertama kali pada tahun 2002, tujuannya agar mampu membawa perubahan budaya literasi masyarakat. Agar meningkatkan minat membaca dan menulis di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan minat baca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Hasil survey dari UNESCO pada tahun 2011 menunjukkan indeks tingkat membaca masyarakat di Indonesia hanya sebesar 0,001 persen. Artinya, dari 1000 penduduk, hanya ada satu orang saja yang memiliki keinginan untuk membaca buku. Wah...ini sangat memprihatinkan.

Rendahnya budaya literasi di Indonesia ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, kita perlu gebrakan baru agar tidak tertinggal dengan negara-negara lainnya. Bagi pemerintah dan para pegiat literasi, hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Indonesia. Terlebih dengan kemajuan teknologi yang berkembang dengan pesat, namun gaya hidup masyarakat Indonesia justru menjadi semakin malas membaca dan lebih aktif di dunia maya.

Pada tahun 2015, pemerintah pernah mencanangkan sebuah program dengan mempromosikan Gerakan Literasi Bangsa (GLB). Gerakan ini tercantum dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Dalam Permendikbud tersebut disebutkan bahwa GLB memiliki tujuan untuk menumbuhkan budi pekerti anak melalui budaya membaca dan menulis (literasi).
Nah jika pemerintah sudah memberikan fasilitas, maka mari kita manfaatkan hal ini. Karena hobi membaca buku tidak begitu saja tercipta, kita harus cinta dulu ya sama buku. Yuk lah yuk mulai sedikit demi sedikit, gapapa s**a novel dulu, cerpen dulu atau apapun yang saat ini sedang kalian s**ai. One book one week, berani??



"Dia yang datang dari Surga kembali ke Surga untuk menyediakan tempat bagi kita di rumah Bapa. Kenaikan-Nya memberikan j...
13/05/2021

"Dia yang datang dari Surga kembali ke Surga untuk menyediakan tempat bagi kita di rumah Bapa. Kenaikan-Nya memberikan janji pada kita bahwa Ia akan datang kembali
menjemput kita."

Selamat Merayakan Hari Kenaikan Isa Al-Masih.





Bila kata merangkai dusta, bila langkah membekas lara, bila hati penuh prasangka, dan bila ada langkah yang menoreh luka...
13/05/2021

Bila kata merangkai dusta,
bila langkah membekas lara,
bila hati penuh prasangka,
dan bila ada langkah yang menoreh luka,
mohon bukakan pintu maaf sebesar-besarnya.

Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir dan batin.





Hai ladies…. Tidak terasa bulan ramadhan sudah berjalan melampaui separuhnya. Apa kabar dengan puasamu, semoga lancar te...
09/05/2021

Hai ladies….
Tidak terasa bulan ramadhan sudah berjalan melampaui separuhnya. Apa kabar dengan puasamu, semoga lancar terus sampai akhir yaa. Banyak sih yang bilang kalau lagi puasa bawaanya lemes badan, mager dan bermalas-malasan. Waaahh…ada yang gak beres ini, saat berpuasa bukan berarti kita boleh bermager ria. Kita tetep harus produktif, bekerja, belajar dan melakukan aktivitas lainya. Lalu gimana d**g caranya biar ngga lemes? Nah kali ini kita mau berbagi tips seputar berpuasa, apa aja ya…



Hi Ladies..!!Pernah gak kalian ngerasa capek dan kesal sekali saat disuruh ibu membersihkan kamarmu?Lalu, pernah gak kal...
06/05/2021

Hi Ladies..!!
Pernah gak kalian ngerasa capek dan kesal sekali saat disuruh ibu membersihkan kamarmu?
Lalu, pernah gak kalian ngerasa biasa aja dan bahkan tidak merasa capek saat kalian membersihkan rumah beserta halamannya tanpa disuruh?
Kalau pernah ngerasa begitu... kira-kira kenapa ya?

Dua kegiatan yang sama, tapi kok rasanya beda? Bahkan kamu pun merasa senang senang saja saat melakukan hal itu tanpa paksaan atau saat muncul dengan sendirinya..

Kedua hal itu mungkin memiliki jenis aktivitas yang sama, tapi dengan bekal yang berbeda... Rasa yang dihasilkan pun jadi berbeda guys!

Bekal itu bernama 'ketulusan' ..

Sama halnya ketika kita belajar dengan terpaksa, sembari menggerutu, menyumpahi buku-buku kalian. Lalu? apa yang kalian dapatkan? Selama belajar justru kita merasa lelah dan kesal, bukan?

Kasus yang sama juga terjadi pada saat kamu menolong orang. Misal, suatu ketika kamu bertemu orang di jalan yang sedang mendorong motornya. Ternyata, keberuntungan sedang tidak berada di pihaknya, kendaraan orang itu mogok. Kamu yang hanya melihat tiba-tiba berniat membantu orang itu dengan tujuan agar orang itu bisa menaiki kendaraannya dengan normal kembali. Lalu yang harus kamu lakukan adalah ikut mendorong motor itu sembari mencari bengkel motor. Setelah motor berhasil diperbaiki, orang itu bisa mengendarai seperti sebelumnya, dengan mengucapkan terima kasih kepadamu.

Dalam kasus tersebut, sangat mungkin timbul rasa yang berbeda.

Pertama, ketika kamu melakukannya dengan ketulusan, kamu akan ikut merasakan bahagia karena niatmu membantunya tadi berhasil.

Kedua, ketika kamu melakukannya tanpa niat yang tulus dan bahkan memiliki niat agar orang itu memberikan kamu imbalan, rasa bahagia tidak akan timbul begitu saja ketika ia pergi dengan mengucapkan terima kasih. Bahkan, bukannya kamu bahagia, bisa saja kamu justru menggerutu karena merasa orang itu tidak tau diuntung. Lalu, bahagiamu di sini akan timbul ketika niatmu mendapatkan imbalan tadi tercapai.

Nah, sampai sini paham kan Ladies??

Lakukan segala sesuatu dengan tulus.. bukan pamrih ataupun menginginkan sesuatu, jikalaupun kamu mendapatkannya hal itu akan lebih indah kok, karena kamu tanpa menaruh ekspektasi apapun. Konon katanya sih, the less expectations will be the more beautiful executions, hihii..

Among, Momong, Ngemong Selamat hari pendidikan NasionalBelajarlah, galilah minat dan bakatmu.Bukan sekadar nilai rapormu...
02/05/2021

Among, Momong, Ngemong
Selamat hari pendidikan Nasional

Belajarlah, galilah minat dan bakatmu.
Bukan sekadar nilai rapormu tetapi juga nilai pribadimu.



Address

Yogyakarta City

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when LadiesArtVenture posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to LadiesArtVenture:

Share