Brandpreneur

Brandpreneur Melayani konsultasi branding yang distinctive untuk pengembangan bisnis atau produk. Dikelola oleh E

Diajak ngobrolin branding bareng siswa SMK. Harapannya bisa sebagai bekal mereka berwirausaha. Karena faktanya, tidak se...
30/05/2023

Diajak ngobrolin branding bareng siswa SMK. Harapannya bisa sebagai bekal mereka berwirausaha. Karena faktanya, tidak semua lulusan terserap lapangan kerja. Dan tidak banyak juga yang lanjut kuliah. ✔️

Let's go, Brander! 🚀

x

"Pemasaran by Penasaran" ibarat api kesiram bensin. Bakal jadi energi jualan yang luar biasa. Mendadak brand-nya jadi om...
19/10/2022

"Pemasaran by Penasaran" ibarat api kesiram bensin. Bakal jadi energi jualan yang luar biasa. Mendadak brand-nya jadi omongan, dicari-cari, bahkan diantri.

Bagi teman-teman di Jogja, monggo merapat. Kita simak "Ngopi FOMO bareng Yuswohady". Dan temukan strategi FOMO marketing yang relevan dengan brand kita, langsung dari pakarnya.

Konfirmasi via DM atau WA.

Let's go, Brander! ☕

BRANDPRENEUR 10 TAHUNHari ini tahun 2012, pertama kali menggunakan keyword "brandpreneur". Saya tuliskan dalam makalah "...
01/07/2022

BRANDPRENEUR 10 TAHUN

Hari ini tahun 2012, pertama kali menggunakan keyword "brandpreneur". Saya tuliskan dalam makalah "Brandpreneur Sepakbola". Untuk "Seminar Nasional Eventpreneur dan Industri Olahraga", Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Yogyakarta. ⚽

Sejak itu, secara konsisten saya menggunakan tagar Brandpreneur. Bahkan sempat sesekali bikin program giveaway di Twitter, berhadiah kaos. Lalu kolaborasi dengan Harian Jogja mengelola kolom Brandpreneurship. ☕

Tapi kejutannya adalah saat saya menikah. Karena ternyata almarhumah istri, Okyna Dewi, berkenan menikah dengan mahar buku Brandpreneur. Kemudian bikin foto post wedding bertema Brandpreneur juga. Alfatihah buatmu, Bun. ❤️

Alhamdulillah, ngga terasa tagar ini umurnya sudah 10 tahun aja. Semoga ke depan, Brandpreneur makin bermanfaat dan menyenangkan, amin ya robbal'alamin. Let's go, Brander! ☀️

📸 - Post Wedding Photoshoot by Putra Bali Photography.

20/04/2022

Momentum dua tahun lalu, 13 April 2020. Menjadi saksi Menteri Desa, Abdul Halim Iskandar, meresmikan Pasardesa.id. Platform mitigasi ekonomi dari Desa Panggungharjo, Bantul. Kami menjadi bagian kerelawanan branding-nya, bersama unsur pemerintah desa, Bumdes, dan warga.

Salam Desaverse! ☀️

EMANGNYA OFFLINE ADS MASIH EFEKTIF?Kami pernah menyarankan klien untuk memindahkan budget cetak brosur ke optimasi media...
24/03/2022

EMANGNYA OFFLINE ADS MASIH EFEKTIF?

Kami pernah menyarankan klien untuk memindahkan budget cetak brosur ke optimasi media sosial. Alasan ringkasnya, karena brosur "tidak bisa di-googling". Tapi kami ingatkan juga agar mereka bersiap strategi omni.

Branding dengan meramu potensi offline dan online. Karena masing-masing punya kelebihan untuk saling melengkapi. Dan ternyata, saat pandemi pun strategi tersebut bisa dimainkan. Tentu dengan porsi yang disesuaikan.

Contohnya, Gojek dan Grab. Bisnisnya digital, tapi mereka sadar tetap butuh kampanye offline. Sehingga saat kita cuci mata di luar rumah; eh, ketemu mereka lagi. Inilah "the power of reminding". ✔️

DIKAGETIN BIYANTIEEh, dapat kiriman dari Biyantie. Tas selempang kulit asli yang desainnya unik. Katanya, bingkisan ini ...
23/02/2022

DIKAGETIN BIYANTIE

Eh, dapat kiriman dari Biyantie. Tas selempang kulit asli yang desainnya unik. Katanya, bingkisan ini untuk menandai kolaborasi kami di IG Live .id pas tahun baru 2021 lalu. Alhamdulillah, semoga bahasan kami bermanfaat ya, Brander? Amin...

Kejutan ini berasa makin istimewa, karena dulu kami sebagai konsultan brand-nya. Mulai memetakan ulang target pasar, menajamkan brand value, sampai merancang logo, dust bag, dan boksnya. Hihi, jadi gini ya rasanya unboxing "karya sendiri"?

Terima kasih, Biyantie. Jangan ragu ngagetin kami lagi. 😄

📸 - Foto 1 oleh Salsabila Aisy

SNI SEBAGAI ASET BRANDING UMKMSeru! Kamis (15/07) lalu, sharing tentang branding bersama UMKM binaan Badan Standardisasi...
16/10/2021

SNI SEBAGAI ASET BRANDING UMKM

Seru! Kamis (15/07) lalu, sharing tentang branding bersama UMKM binaan Badan Standardisasi Nasional (BSN). Pengalaman mereka jadi insight menarik. Apalagi kisah uletnya menghadapi pandemi, sangat inspiratif. 💡

Pasar memang lesu akibat pandemi. Tapi di saat bersamaan, terbuka peluang besar. Karena pasar ditinggalkan brand global, kini giliran brand lokal yang mesti tanggap menjawab potensi tersebut. Apalagi para UMKM yang telah ber-SNI, harus sigap. ✔️

Karena Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan aset branding untuk meyakinkan pelanggan. Bahwa produk kita telah memenuhi standar kualitas yang terpercaya. Buat yang belum ber-SNI, tidak perlu berkecil hati. Kan tinggal segera daftar, beres. 😁

Let's go, Brander! 🇮🇩

DIGITAL BRANDING UNTUK UMKMRabu (23/06) lalu, berbagi tentang digital branding untuk pendamping UMKM, Dinas Sosial Kabup...
25/07/2021

DIGITAL BRANDING UNTUK UMKM

Rabu (23/06) lalu, berbagi tentang digital branding untuk pendamping UMKM, Dinas Sosial Kabupaten Sleman. Lega juga, akhirnya merasakan lagi interaksi offline. Di sela agenda zooming untuk program Kementerian Komunikasi dan Informasi bersama Siberkreasi.

Selain sharing, para pendamping UMKM juga mencoba merancang kebutuhan dasar digital branding. Meski waktunya terbatas, setidaknya mereka jadi punya pengalaman ringkas menyiapkan tahap awal branding. Dan selanjutnya, bisa diaplikasikan untuk UMKM dampingannya.

Ini sekaligus jadi momentum pertama kami berdiri menyanyikan Indonesia Raya, tepat pukul 10.00 WIB. Seperti edaran Sultan HB X beberapa waktu lalu. "Hiduplah Indonesia Raya..." 🇮🇩

THE POWER OF B... BRAND!Kalau ada yang di benaknya melanjutkan huruf "B" di judul tersebut dengan brand susu, saya ucapk...
07/07/2021

THE POWER OF B... BRAND!

Kalau ada yang di benaknya melanjutkan huruf "B" di judul tersebut dengan brand susu, saya ucapkan, "Selamat datang di dunia brand perception." Berarti, salah satu hikmah pandemi, kita jadi belajar bareng tentang kekuatan branding.

Sebelumnya kita belajar dari botol minuman soda yang digeser Cristiano Ronaldo. Sontak, brand-nya jadi perbincangan. Dan sahamnya sempat anjlok. Tapi terbukti brand tersebut tidak mudah digeser dari benak kita. Menurut riset Kantar pada Juni 2021, Coca-Cola masih jadi brand terpopuler sejagat.

Sejatinya, persepsi kita pada brand merupakan buah pengalaman panjang. Bear Brand dan Coca-Cola ratusan tahun "mengedukasi" pasar. Sehingga saat ada "ujian" yang tidak fatal, tidak terlalu memengaruhi loyalitas pelanggan. So, jadikan ini sebagai pelajaran branding buat bisnis kita. Let's go, Brander! ✔️

Disclaimer: Image pertama merupakan redesain dari postingan Instagram Mas Yuswohady. Sedang image lainnya milik masing-masing pihak. Terima kasih. 🙏🏼

01/07/2021

HAPPY BRANDPRENEUR DAY

Hari ini, sembilan tahun lalu, "berjodoh" dengan . Keyword yang saya merasa sreg menggunakannya. Representasi dari passion saya belajar dan berkarya di ekosistem branding.

Berawal dari undangan Universitas Negeri Yogyakarta, untuk menjadi narasumber seminar nasional tentang industri olahraga. Lahirlah makalah "Brandpreneur Sepakbola", untuk meluruskan label "event organizer" yang disematkan ke kami. Tepat pada 1 Juli 2012.

Sejak itu, hadir di media sosial. Terindeks di Google. Dan sempat punya kolom di Harian Jogja. Selanjutnya, teriring doa sederhana, "Semoga brandpreneur bermanfaat bagi para entrepreneur yang sedang menata brand-nya, amin." 🙏🏼

Let's go, Brander!

🎥 - Podcast Rerasan Ing Santoso Menyenangkan

BRAND, MILENIAL, PANDEMIDapat bacaan baru dari Mas Yuswohady, "Consumer Megashifts 100 Post-Pandemic". Perubahan perilak...
16/06/2021

BRAND, MILENIAL, PANDEMI

Dapat bacaan baru dari Mas Yuswohady, "Consumer Megashifts 100 Post-Pandemic". Perubahan perilaku konsumen akibat pandemi. Jika diringkas jadi empat model; maka konsumen cenderung di rumah saja, mengutamakan kebutuhan dasar, menjadi serba digital, dan punya empati yang tinggi.

Tapi, ini justru jadi mengingatkan dengan dua buku Mas Siwo lainnya. "Beat the Giant" dan "Millennials Kill Everything". Karena jika insight tiga buku ini disatukan, akan melahirkan pendekatan strategis di masa pandemi. Jadi, ini justru sebagai momentum bagi brand lokal untuk menguasai pasar.

Kuncinya, jadikan lokalitas sebagai keunggulan kompetitif. Lalu tawarkan pada target pasar dengan pendekatan baru yang "ramah pandemi". Dan jangan lupa, pahami generasi milenial. Karena mereka turut mendominasi keputusan pasar. Berdasar Sensus Penduduk 2020, dari 270 juta penduduk Indonesia, 25,87% adalah generasi milenial.

SESI BRANDING BERSAMA DIFABELAkhir 2020 lalu, ngobrolin branding bersama kelompok dampingan Perkumpulan Keluarga Berenca...
04/06/2021

SESI BRANDING BERSAMA DIFABEL

Akhir 2020 lalu, ngobrolin branding bersama kelompok dampingan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DIY. Pesertanya teman-teman bisu-tuli dan waria. Usahanya beragam. Mulai puding susu, katering, sampai salon.

Selama sesi, didampingi juru bahasa isyarat. Salah satu topik yang intens kami bahas, tentang mengelola media sosial buat jualan. Terutama Facebook dan Instagram. Karena selama pandemi, jualan offline mereka turun seperti bisnis lainnya.

Kesempatan ini sekaligus berasa reuni. Karena kami sempat merelawani PKBI DIY di rentang 2002-2003. Sebagai koordinator media untuk Pusat Studi Seksualitas. Tugasnya menerbitkan buletin dan jurnal kesehatan reproduksi.

Address

Yogyakarta City

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Brandpreneur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Brandpreneur:

Share