03/02/2016
Tersenyumlah saat kau mengingatku, kerna saat itu aku sangat merindukanmu dan menangislah Saat kau merindukanku kerna saat itu aku tak berada di sampingmu.
Tetapi, pejamkanlah mata indahmu itu kerena saat itu aku akan terasa ada di dekatmu kerena aku telah berada di hatimu untuk selamanya. Tak ada yang tersisa lagi untukku selain kenangan- kenangan indah bersamamu. Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta,
Mata indah yang dahulu adalah milikku, kini semuanya terasa jauh meninggalkanku, kehidupan terasa kosong Tanpa keindahanmu.
Hati, cinta dan rindu adalah milikmu.
Cintamu takkan pernah membebaskanku bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain saat sayap-sayap ke telah patah kerenamu. Cintamu akan tetap tinggal bersamamu hinggah akhir hayatku dan setelah kematian. Hingga tangan tuhan akan menyatukan kita lagi. Betapapun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yang tengah menghidupkan sinar redupku, namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya. Aku tidak akan pernah bisa menemukan cinta yang Lain selain cintamu, kerena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku. Kau takkan pernah terganti bagai pecahan logam mengekalkan kesunyian , kesendirian dan kesedihanku kini aku telah kehilanganmu.
Hamba Allah - Nur Balqis Al Nafsi