12/12/2023
Kisah Nabi Yunus dalam Perut Ikan Paus
Saat tubuhnya seakan tenggelam di Samudera, seekor ikan paus yang sangat besar menelannya. Ketika berada di dalam perut ikan paus, nabi Yunus banyak berdzikir dan berdoa kepada Allah:
ูุงู ุงูููฐูู ุงููููุงู ุงูููุชู ุณูุจูุญูฐูููู ุงูููููู ููููุชู ู
ููู ุงูุธููฐููู
ููููู
Latin: Lฤ ilฤha illฤ anta subแธฅฤnaka innฤซ kuntu minaแบ-แบฤlimฤซn (QS. Al Anbiya 87)
Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim."
Setelah 40 hari lamanya, Allah memerintahkan ikan paus untuk mengeluarkan Nabi Yunus ke sebuah daratan yang kering tandus. Di tempat tersebut, Nabi Yunus menemukan makanan sebagai karunia dari Allah SWT.
Di sana, Nabi Yunus juga akhirnya bertemu kembali dengan kaum yang telah bertaubat setelah sebelumnya menolak ajarannya. Mereka hidup damai dalam agama Allah SWT. Kisah Nabi Yunus tertulis dalam Al Quran surat As-Saffat: 139-148
ููุฅูููู ูููููุณู ููู
ููู ุงููู
ูุฑูุณูููููู
ุฅูุฐู ุฃูุจููู ุฅูููู ุงูููููููู ุงููู
ูุดูุญูููู
ููุณูุงููู
ู ููููุงูู ู
ููู ุงููู
ูุฏูุญูุถูููู
ููุงููุชูููู
ููู ุงููุญููุชู ูููููู ู
ููููู
ู
ูููููููุง ุฃูููููู ููุงูู ู
ููู ุงููู
ูุณูุจููุญูููู
ููููุจูุซู ููู ุจูุทููููู ุฅูููู ููููู
ู ููุจูุนูุซูููู
ููููุจูุฐูููุงูู ุจูุงููุนูุฑูุงุกู ูููููู ุณููููู
ู
ููุฃูููุจูุชูููุง ุนููููููู ุดูุฌูุฑูุฉู ู
ููู ููููุทูููู
ููุฃูุฑูุณูููููุงูู ุฅูููู ู
ูุงุฆูุฉู ุฃููููู ุฃููู ููุฒููุฏูููู
ููุขู
ููููุง ููู
ูุชููุนูููุงููู
ู ุฅูููู ุญูููู
Artinya: "Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (ingatlah) ketika ia lari (meninggalkan kewajiban) ke kapal yang penuh muatan. Kemudian ia ikut berundi, lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedangkan ia dalam keadaan sakit. Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu. Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih. Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu."
Itulah kisah Nabi Yunus yang banyak memiliki hikmah, di antaranya Allah Maha Kuasa menurunkan azab dan mencabut azab kepada siapa yang dikehendakiNya. Selain itu, Allah juga Maha Pengampun kepada hambaNya yang datang bertaubat dan bertawakal.