01/05/2026
Back to the craft.
Taking time off projects to focus on what started it all—working with my hands, slowing things down. This damaged waffle tee came from seeing potential in the fabric itself, pushing its texture through controlled destruction. The process wasn’t easy—snags, resets, doing it over—but finding that balance between damage and restraint is the point.
No prints, no logos—just texture, repair, and composition.
It’s time-consuming and draining, so there won’t be many. But this feels right.
DM for enquiries.
🇮🇩
Kembali ke akar.
Tahun ini gue sengaja ngambil jarak dari proyek dan kerjaan untuk balik ke hal yang jadi awal semuanya—kerja dengan tangan, pelan, dan fokus. Kaos waffle ini datang dari melihat potensi di tekstur kainnya, lalu “menghancurkannya” secara terkontrol untuk menciptakan sesuatu. Prosesnya nggak mudah—sering nyangkut, harus berhenti, reset, ulang lagi—tapi justru di situ gue mencari keseimbangan antara damage dan restraint.
Tanpa print, tanpa logo—hanya tekstur, perbaikan, dan komposisi.
Karena prosesnya makan waktu dan cukup menguras tenaga, nggak akan banyak dibuat. Tapi gue puas dengan hasilnya.
DM for enquiries.